Katamu, waktu yang akan menjawab.
Sekalipun aku tak pernah bertanya.
Jika tak pernah ada pertanyaan, maka jawaban apa yang akan waktu berikan?
Harapanku, waktu yang akan memastikan.
Sekalipun kamu tak pernah menyatakan.
Jika tak pernah ada pernyataan, maka kepastian apa yang akan waktu berikan?
Seperti inilah kisah kita, tersesat di antara gengsi yang terus melahap.
Sementara waktu terus terbahak-bahak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar